Ikan adalah hewan yang bisa dijadikan sebagai komoditas konsumsi dan juga sebagai ikan hias. Salah satu ikan yang sangat cocok untuk dijadikan ikan hias adalah ikan koi. Bentuk tubuh dan corak warna yang begitu indah membuat ikan ini sangat diminati oleh banyak orang. Oleh karena itulah kini banyak bermunculan orang-orang yang melakukan budidaya ikan koi di Indonesia.

Persiapkan Akuarium dengan Ukuran yang Cukup

Sebelum memulai melakukan langkah-langkah cara merawat ikan koi di aquarium, sebaiknya terlebih dahulu pahami apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan hal tersebut. Tentunya yang paling utama yaitu menyiapkan aquarium dengan ukuran yang cukup sesuai jumlah habitat ikan koi yang hendak dipelihara dalam wadah tersebut.

Pastikan agar aquarium ikan koi memiliki luasan yang tepat dan sebanding dengan habitai ikan koi. Jangan sampai aquarium terlalu kecil sehingga tidak muat dengan jumlah ikan koi yang hendak dipelihara di dalamnya. Sebaliknya apabila terlalu besar tentunya juga sayang, karena itu berarti akan menghabiskan material yang melebihi dana aktual yang dibutuhkan untuk menjalankan budidaya tersebut. Sehingga dengan demikian yang terbaik yaitu memilih ukuran aquarium yang sesuai, tidak kurang dan sebaiknya juga tidak berlebihan.

Bahan yang Dibutuhkan

Apabila telah memiliki persiapan yang matang, maka selanjutnya yang diperlukan yaitu persiapan bahan yang nantinya akan menunjang cara budidaya ikan koi di aquarium. Tentunya hal ini akan berbeda dengan metode lain yang ada. Oleh sebab itu, terutama jika masih pemula, sebaiknya perhatikan dengan benar bahan yang diperlukan untuk mengoptimalkan cara memelihara ikan koi di aquarium. Sebaiknya supaya rencana berjalan lancar dan matang, maka persiapkan bahan-bahan berikut ini:

  • Lem tembak
  • Pisau pemotong atau cutter
  • Lem kaca
  • Pemotong kaca
  • Penggaris
  • Lakban
  • Obeng
  • Gerinda
  • Spidol
  • Kabel skimmer
  • Kontainer untuk dudukan

Setelah mempersiapkan bahan tersebut maka yang dapat dilakukan berikutnya yaitu melakukan tahapan persiapan. Berikut ini langkah untuk menyiapkan pembuatan aquarium ikan koi yang tepat:

  • Ukur jumlah dan luasan kaca yang hendak digunakan untuk membuat aquarium ikan koi sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
  • Pastikan lokasi penempatan aquarium ikan koi apakah diletakkan di atas meja atau di ruangan yang lainnya.
  • Sebaiknya pastikan juga kaca yang hendak digunakan dihaluskan terlebih dahulu supaya tidak melukai tangan saat mengerjakan pembuatan aquarium ikan koi.

Kemudian bila tahapan persiapan ini sudah selesai, maka selanjutnya bisa memulai proses pengerjaan pembuatan aquarium sesuai dengan ukuran dan bentuk yang direncanakan. Berikut ini beberapa cara yang bisa ditempuh untuk cara membuat habitat ikan koi dengan media aquarium.

  • Gunakan dudukan yang berasal dari kontainer, fungsinya untuk merangkai aquarium supaya dapat dikerjakan dengan baik menggunakan rangkaian kaca yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Gunakan lem silicon pada sisi-sisi kaca untuk membantu menempelkan kaca dengan baik. Ulangi pemberian lem bila perlu untuk memperkuat rekatan kaca.
  • Pastikan saat membangun aquarium tidak terdapat lubang yang bisa menimbulkan kebocoran pada saat menempatkan ikan koi. Oleh sebab itu periksa baik-baik sebelum digunakan dan lakukan penambalan jika terjadi kebocoran.
  • Periksa lebih lanjut, bila perlu tambahkan kerangka besi dan letakkan di sudut kaca aquarium supaya dapat menghasilkan aquarium ikan koi yang lebih kuat.
  • Selanjutnya setelah itu jangan lupa memasang filter yang berfungsi untuk sirkulasi air maupun udara. Sehingga ikan koi dalam aquarium dapat tumbuh lebih sehat.
  • Terakhir bisa menambahkan aksesori yang disukai supaya aquarium terlihat cantik.

 

Penempatan Akuarium

Selain mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan, selanjutnya yang tidak kalah pentingnya yaitu mencari tahu dimana lokasi penempatan aquarium yang benar dan sesuai.Hal ini karena ikan koi aquarium umumnya lebih mudah stress jika melihat sesuatu di luar aquarium yang kurang menyenangkan. Oleh karena itu ada beberapa faktor yang sebaiknya dihindari saat menempatkan aquarium ikan koi di area yang diinginkan.

Apabila masih bingung dimana hendak menempatkannya, ada baiknya mencari informasi lokasi yang tepat untuk budidaya ikan koi aquarium. Sehingga tidak salah pilih lokasi dan dapat mengembangkan budidaya lebih maksimal lagi ke depannya. Adapun sebagai informasi awal, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat menempatkan aquarium ikan koi di lokasi tertentu:

Pastikan lokasi aquarium memiliki cukup cahaya matahari yang bersinar menuju kaca sehingga ikan koi aquarium tidak cenderung berwarna pucat dan tetap berwarna cerah.

Pastikan jauh dari ancaman hewan pemangsa yang membuat ikan koi dalam aquarium merasa stres.

Pastikan juga tempat dudukan aquarium tidak miring atau mudah tersenggol dan jatuh.

Sebaiknya pilih lokasi yang memiliki aliran udara yang baik supaya membantu pertukaran udara di aquarium yang lebih maksimal.

Cara Budidaya Ikan Koi Di Aquarium

Gunakan Akuarium Minimalis

Cara budidaya ikan koi di akuarium dibutuhkan akuarium dengan ukuran yang cukup luas. Namun ukuran akuarium tersebut tergantung dengan jumlah koi yang akan menempatinya. Pada umumnya akuarium yang bisa digunakan memiliki ukuran minimal panjang 1,5 meter dengan lebar dan tinggi setengah meter. Dengan ukuran seperti ini akuarium dapat menampung maksimal 10 ekor ikan koi saja.

Tidak Perlu Diberi Tanaman Air

Dalam memelihara koi dalam akuarium tidak perlu diberikan tanaman air jenis apapun. Hal tersebut karena ikan koi akan memakan tanaman-tanaman air tersebut. Jadi dengan meletakan tanaman air dalam akuarium akan menjadi sia-sia karena tanaman akan rusak karena dimakan oleh ikan koi. Selain itu daun tanaman air yang rusak hanya akan menambah kotoran dan sampah pada kolam akuarium koi.

Menggunakan Filter Gantung

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa daya tampung akuarium sangat terbatas sehingga kualitas air harus terjaga. Untuk menjaga kualitas air kolam akuarium dibutuhkan filter air yang mumpuni. Filter air yang dianjurkan adalah sebesar 30% dari volume air yang ada. Untuk mengakali agar filter tidak memakan banyak tempat di akuarium Anda dapat meletakkan filter di bagian atas akuarium.

Menggunakan Media Filter

Setelah membuat filter gantung tentunya juga harus menggunakan media filter. Media filter yang bisa dijadikan pilihan adalah ziolit, bioball, japan mat, dan juga filter lainnya. Untuk menjaga kebersihan filter, cucilah media filter tersebut secara teratur paling tidak seminggu sekali. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penyumbatan air akibat kotoran yang menumpuk pada filter.

Mengganti Air Secara Berkala

Dalam memelihara koi di akuarium, Anda harus rutin mengganti airnya. Intensitas dari penggantian air ini tergantung dengan kepadatan akuarium, semakin padat populasi pergantian air juga harus semakin sering dilakukan. Hal ini bertujuan agar kualitas air tetap terjaga sehingga ikan koi yang hidup di akuarium dapat hidup dengan sehat tanpa terancam terkena berbagai macam penyakit terkait parasit ataupun non parasit.

 

 

Memberi Pakan Secukupnya

Pakan merupakan salah satu faktor penting dalam memelihara ikan koi. Namun dalam memberikan pakan ikan koi tidak perlu secara berlebihan. Dengan mengkonsumsi terlalu banyak pakan, maka kuantitas dari kotoran ikan koi juga akan bertambah sehingga dapat membuat kolam cepat keruh. Berilah pakan ikan koi per harinya sekitar 2-3% dari total berat badannya agar dapat tumbuh dengan normal.

Gunakan Lampu Sebagai Pengganti Sinar Matahari

Pada umumnya ikan koi ditempatkan di kolam outdoor yang dapat secara langsung terkena cahaya matahari. Akan tetapi apabila memelihara ikan koi di akuarium tentu cahaya tersebut tidak dapat didapatkan dengan maksimal. Oleh karena itu Anda dapat mengakalinya dengan memasang lampu metal helide sebagai pengganti cahaya matahari bagi ikan koi dan akuarium.

Budidaya Ikan KOI

Leave a comment