Supaya bisa terhindar dari masalah ini, maka anda harus mengetahui dengan benar cara memelihara ikan koi agar tidak mati yang akan kami ulas dibawah ini.

Perhatikan Gejala Penyakit Koi

Kematian ikan koi bisa terjadi karena penyakit yang diderita ikan koi. Untuk itu, and abisa mendeteksi penyakit tersebut dengan mengamati tanda gejala awal yang terjadi sehingga bisa diatasi dengan cepat.

Tanda-tanda awal dari ikan koi yang skit adalah hilangnya nafsu makan, ikan koi terlihat malas, pergerakan nafas serta insang terlihat lebih cepat serta lebih senang diam di dasar kolam.

Pada gejala awal ini, produksi lendir pada ikan akan semakin banyak serta lendir juga keluar dari bagian insang dan melekat disitu. Selain itu, tanda ikan koi sakit juga bisa terlihat pada tekstur kasar seperti berpasir yang terjadi pada pangkal ekor, dada dan perut bagian bawahnya.

Hindari Pemicu Penyakit Koi

Anda sebagai pemelihara ikan koi juga harus menghindari beberapa pemicu yang menjadi penyebab ikan koi terserang penyakit. Ada banyak tipe bakteri yang bisa menyerang ikan koi seperti asalmonicida, hidrophila, aeromonas, acavide dan juga flavobacterium psychophila.

Untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan beberapa bakteri tersebut, bisa dilakukan dengan menambahkan garam ikan kedalam air sehingga bisa mencegah secondary diseases.

Tanda yang ditunjukkan oleh ikan koi yang sedang sakit hanya berlangsung saat ikan sedang terinfeksi dan bisa terlihat lebih mencolok pada suhu antara 18 sampai 26 derajat celcius.

Manipulasi Air

Menaikkan suhu air sampai diatas 26 derajat celcius adalah langkah yang bagus untuk menghindari kematian ikan koi setelah itu suhu bisa diturunkan secara bertahap. Di beberapa negara seperti Israel, beberapa petani ikan koi menambahkan kekebalan ikan koi dengan cara memanipulasi suhu air yang disebut dengan naturally immune fish dan ini membuktikan penurunan kematian ikan koi dari ynag tadinya 80 persen menjadi hanya 5 persen saja.

Gunakan Ukuran Akuarium Yang Tepat

Apabila anda memeilihara ikan koi di dalam media akuarium, maka pemilihan ukuran akuarium menjadi hal penting yang harus anda pikirkan. Ukuran akuarium harus sesuai dengan banyaknya ikan koi yang akan dipelihara dalam akuarium tersebut.

Memilih Bibit Ikan Koi

Memelihara ikan koi di kolam ataupun di akuarium tetap harus memperhatikan dari sisi pemilihan bibit ikan koi yang baik. Pemilihan bibit ikan koi memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan akan tetapi bisa tetap terlihat dari fisik ikan koi yang akan anda beli. Bibit ikan koi berkualitas akan memastikan pertumbuhan ikan koi tidak akan terganggu dan menghindari ikan koi terjangkit penyakit lalu mati dengan cepat.

Jangan Pakai Kolam Ikan Baru

Kolam ikan yang masih baru atau baru saja selesai dibuat tidak baik digunakan sebagai media memelihara ikan koi. Dalam kolam baru masih banyak kandungan racun serta semen dan cat yang sangat berbahay untuk ikan koi dan bisa menyebabkan ikan koi mati. Sedangkan untuk air ledeng yang mengandung kaporit juga berbahay untuk ikan koi sebab menjadi zat yang beracun untuik ikan hias ini.

Cara memelihara ikan koi agar tidak mati bisa anda lakukan dengan memakai kolam ikan yang masih baru sesudah 1 sampai 2 minggu dari hari selesai dibuat. Diamkan air ledeng di dalam kolam ikan tersebut selama beberapa hari serta airasi yang rutin seperti memakai filter berkualitas atau menyediakn pompa udara di dalam kolam ikan.

Gejala Ikan Sakit

Leave a comment