CARA MERAWAT IKAN KOI DI KOLAM


[pl_row]
[pl_col col=12]
[pl_text]

Ikan koi yang dijual di beberapa toko ikan hias atau peternak ikan hias mencapai harga dari 10 ribu sampai ratusan ribu bahkan jutaan untuk satu ekor ikan koi. Harga ini bisa berbeda karena ukuran, jenis dan juga warna berbeda yang terdapat pada ikan koi tersebut.

Hal yang harus diperhatikan saat ingin memelihara ikan koi adalah ukuran dari kolam ikan. Usahakan untuk membuat kolam ikan yang lebar sehingga ikan koi bisa bergerak secar bebas dan juga berkembang dengan baik.

Selain itu, kolam ikan yang luas akan memberikan kenyamanan serta menghasilkan oksigen lebih banyak.Untuk ulasan kali ini, kami akan membahas tentang cara merawat ikan koi di kolam  yang baik dan benar serta tidak hanya mengutamakan penampilan fisik kolamnya saja.

Perhatikan Warna dan Pola Koi

Saat anda membeli ikan koi, maka perhatikan pola serta warna yang ada pada ikan koi tersebut. Koi yang baik akan memiliki tanda seimbang dari warna putih di bagian mulut serta ekor dan juga pola warna yang berbeda di bagian badan. Pilihlah ikan koi yang memiliki warna cerah dan kontras. Batas pola warna yang jelas adalah baik bagi ikan koi. Misalnya, untuk jenis ikan koi kohaku, warna merahnya tampak cerah, dan warna putihnya seputih salju. Tidak ada warna lain, atau merahnya tidak kekuningan.

Pilih Warna Koi Paling Baik

Warna ikan koi yang paling baik selalu mempunyai satu wrna pada setiap pola warnanya. Sebagai contoh, jika terbentuk pola putih, maka pola tersebut harus benar-benar berwarna putih tanpa ada campuran warna lain atau dikenal dengan gradasi warna seperti hitam atau merah. Begitu pun sebaliknya, jika pola memiliki warna merah atau oranye, maka pola tersebut juga harus berwarna murni tanpa ada campuran warna lain pada pola tersebut.

Warna tua dan murni jernih akan lebih baik dari yang kusam. Kalau untuk warna putih, pilih yang bersih dan tegas. Jika warna hitam, pilih warna tampak tua, tegas dan dalam. Jika warna cemerlang akan lebih baik terutama warna metalik.

Perhatikan Kualitas Koi

Untuk mendapatkan kualitas ikan koi terbaik, maka pilih pola warna yang seimbang pada badan koi dan pola terbaik ikan koi adalah putih, hitam, merah dan juga oranye. Selain pola yang seimbang,  koi yang berkualitas juga dapat dilihat dari bentuk tubuh dan kesehatan ikan koi.

Perhatikan Bentuk Badan Ikan Koi

Bentuk badan ikan koi bisa anda lihat dengan jelas saat ikan koi sedang bergerak atau berenang. Ikan koi bisa dibilang sempurna jika seluruh bagian anggota badan lengkap dan meskipun ikan koi memiliki pola yang menarik tetapi ada kekurang anggota tubuh seperti sirip terkulai, hidung yang terlalu masuk atau mancung dan sebagainya maka bisa dikatakan kualitas ikan koi tersebut termasuk buruk.Jika ada ikan koi betina dengan bagian perut yang besar, maka jangan terburu-buru berprasangka jika ikan koi tersebut cacat sebab bisa saja ikan koi sedang mengandung telur dari perkawinan dengan koi jantan.

Pilih koi dengan bentuk tubuh ideal. Perhatikan perbandingan antara panjang tubuh dan tinggi tubuh. Idealnya, perbandingan tersebut adalah 1:2,3-3. Piih juga yang bentuknya bulat memanjang dan tidak terlalu gemuk.  

Pilih Sirip Ikan Koi Sempurna

Cara merawat ikan koi di kolamjuga bisa dilakukan dengan memilih ikan koi yang mempunyai sirip baik yakni sirip sempurna tanpa cacat. Selain itu, ikan koi yang tidak cukup makan juga akan mempunyai sirip yang kecil di area dada, sirip ekor, sirip anal, sirip punggung dan sebagainya.

Sirip yang cantik dan besarnya sesuai dengan badannya, menjadikan koi tampak cantik. Yang paling penting di antara semua sirip adalah sirip dada. Sirip ini tidak boleh cacat karena penyakit atau cacat bawaan. Beberapa koi yang karena kekurangan makan biasanya mempunyai sirip yang kerdil(kecil).Sirip ekor dan sirip punggung koi sering ditemukan cacat. Begitu pula halnya dengan sirip perut atau sirip anal. Usahakan memilih koi yang mempunyai bentuk sirip sempurna.

Perhatikan Kadar Oksigen

Kadar oksigen juga menjadi faktor penting untuk memelihara ikan koi. Ikan koi harus selalu mendapatkan kadar oksigen yang cukup setiap saat, sebab jika kadar oksigen kurang maka koi akan stress, sakit dan mati. Umumnya, ikan koi akan mati sesudah sehari sebelumnya terjadi keadaan panas karena kurangnya oksigen dalam air.

Untuk memastikan hal ini tidak terjadi, maka buatlah ukuran kolam ikan yang luas, sebab kolam ikan kecil memiliki persediaan oksigen yang juga sedikit dalam cara memelihara ikan koi.

Beberapa tanda yang bisa dilihat jika koi kekurang oksigen adalah ikan tidak ingin makan sehingga menyebabkan ikan koi semakin lemas kemudian mati. Selain itu, kolam yang kotor karena sisa pakan dan kotoran ikan juga akan mengurangi kadar oksigen di dalam air dan berganti dengan zar beracun yang bisa menyebabkan ikan mati.

Ikan koi yang kekurangan oksigen juga bisa terlihat dari berkumpulnya ikan koi dalam jumlah banyak tepat dibawah pancuran air mancur, air terjun dan juga tempat keluar masuknya air. Tanda yang terakhir adalah ikan koi selalu berenang di permukaan dalam jumlah yang banyak juga.

Perhatikan Luas dan Kedalaman Kolam

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, kadar oksigen akan berpengaruh terhadap luas serta kedalaman kolam ikan. Tingkat kedalaman kolam ikan koi harus diperhatikan yakni setidaknya 80 cm lebih. Kolam renang yang dangkal akan sangat rawan terhadap predator seperti tikus, lisang, kucing dan berbagai predator lainnya.Selain itu, kolam ikan koi yang dalam juga akan mengatur temperatur air kolam saat cuaca sedang panas karena matahari atau sebaliknya curah hujan yang terlalu tinggi.

Adapun kedalaman kolam koi yang ideal adalah 1 meter untuk koi berukuran kurang dari 30 cm, sedangkan untuk koi berukuran antara 30-40 cm kedalaman kolam idealnya  1 meter sampai 1,5 meter dan untuk koi berukuran lebih dari 40 cm kedalaman kolam sebaiknya lebih dari 1,5 meter.

Jangan Membuat Kolam Terbuka Sepenuhnya

Jika kolam ikan dibuat terbuka seluruhnya, maka akan rentan terhadap perubahan temperatur air di dalam air kolam tersebut. Apabila matahri sedang terik, maka air tidak akan stabil dan berpengaruh terhadap kondisi ikan.

Selain itu, kolam ikan koi yang terpapar sinar matahari secara terus mnerus juga akan merangsang pertumbuhan lumut lebih banyak di dasar dan dinding kolam. Ini akan menambah pekerjaan anda, sebab air bisa keruh dengan cepat sehingga harus dikuras lebih sering.

Supaya hal ini tidak terjadi, maka hindari membuat kolam ikan terbuka secara menyeluruh dengan cara membuat kolam sedikit mendekati area pepohonan rindang supaya dahan, ranting dan juga daun menutupi sebagian area kolam ikan koi. Namun, jangan menutup kolam ikan dengan material seng atau berbagai material metal lainnya sebab malah akan merubah suhu air semakin cepat.

Itulah tadi ulasan lengkap dari kami tentang cara merawat ikan koi di kolam , supaya ikan koi peliharaan anda bisa tumbuh dengan sehat dan aman sepanjang waktu. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat untuk anda sekaligus menambah pengetahuan anda seputar memelihara ikan koi.

[/pl_text]
[/pl_col]
[/pl_row]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

sumberkoi.com

Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore


Services

  • UI Design
  • Digital Strategy
  • Social Media
  • Content Writing

Contact

  • Jl. Sunset Road No.815 Kuta, Badung, Bali – 80361
  • (021) 123 – 4567
  • support@domain.com