Jenis penyakit oodinium atau bisa juga disebut velvet merupakan jenis penyakit pada ikan koi yang disebabkan oleh flagellata. Penyakit ini termasuk dalam kategori protozoa, tetapi beberapa sumber terpercaya banyak mengatakan bahwa oodinium atau velvet ini termasuk kategori algae karena ia memiliki  klorofil.

Secara umum jenis penyakit oodinium ini sering menyerang ikan koi apabila kualitas air dalam kolam kotor/jelek. Bukan hanya itu, ikan koi yang sedang stress juga dapat memicu timbulnya penyakit ini. Selain menyerang ikan koi, oodinium juga dapat menyerang ikan air tawar maupun air laut. Dimana untuk air tawar banyak disebabkan oleh parasit jenis Oodinium pilularis atau Oodinium limneticum dan untuk air laut disebabkan oleh Oodinium ocellatum.

Oodinum atau velvet akan mati dalam kurun waktu 24 jam, jika tidak segera menemukan ikan hias inangnya. Protozoa ini menggunakan flagellium untuk menempel pada ikan koi kemudian akan membentuk sebuah batang (kaki) penghisap yang nantinya akan masuk ke dalam kulit selaput lendir pada insang ikan koi. Batang ini penghisap inii akan merusak sel-sel di sekitarnya dan juga menghisap nutrisi pada daging koi sebagai makanan utamanya.

Oodinium akan melepaskan diri dari ikan koi jika sudah berukuran cukuo dewasa dan berenang bebas di air, kemudian oodinium akan mencari ikan inang-inang yang baru dengan cara membelah menjadi banyak sel yang baru lagi. Penyakit ini akan ditandai dengan munculnya bintik-bintik putih bertekstur lembut dan halus. Akan tetapi bintik-bintik ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari bintik putih yang dihasilkan oleh penyakit Ich. Sangking halusnya samoe tak terlihat dengan mata telanjang, bintik putih ini akan terlihat apabila sudah berkembang banyak atau menutupi Sebagian dari kulit ikan koi. Pada saat ini ikan koi akan terlihat seperti terkena bedak dan dalam kondisi tertentu akan terlihat seperti adanya bercak mirip dengan karat pada tubuh ikan koi.

Gejala yang dialami Ikan Koi

  • – Ikan koi sering menggosok-gosokkan tubuhnya ke benda yang terlihat keras yang berapa dikolam
  • – Kurangnya nafsu makan
  • – Ikan terlihat lemas dan lesu
  • – Setelah jangka panjang, berat badan tubuh akan mengurang
  • – Bagian sirip menutup ke seluruh tubuh
  • – Pernafasan ikan koi semakin cepat
  • – Pada bagian tubuh terlihat warna bintik putih dan juga kekuningan (ikan koi terlihat seperti berkarat)
  • – Sisik ikan koi mulai lepas

Penyakit ini awalnya susah terdeteksi, pada tahapan awal yang perlu dicermati adalah kebiasaan ikan koi yang cenderung menggosok-gosokkan tubuhnya pada benda disekitarnya. Penyakit ini sering menyerang pada bagian sirip dan insang ikan. Untuk selanjutnya bisa menggunakan cara menyototkan senter pada ikan koi dengan kondisi ruangan yang gelap. Kemudian lihat apakah terdapat bintik putih kekuningan pada ikan koi.

Pengobatan ikan Koi yang Terkena Oodinium

  • – Suhu dalam kolam harus stabil dengan suhu minimal 82F atau bisa juga sekitar 28C, jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi
  • – Taburkan garam secara meratapada aquarium, yang tidak secara langsung dapat membantu pernafasan ikan koi
  • – Nyalakan lampu aquarium untuk beberapa hari selama masa pengobatan
  • – Gunakan obat kimia lain seperti (cuoric sulphate), obat ini merupakan jenis obat yang akan langsung menaaraget sel-sel oodinium yang berenang –      didalam air. Tetapi dalam penggunaannya harus sesuai dosis yang benar karena ikan koi merupakan jenis ikan hias yang tidak tahan pada obat kimia.
  • – Salama dalam masa pengobatan hentikan dahulu penggunaan carbon filter

Saat memberikan obat kimia seperti cuoric sulphate sebaiknya memindahkan ikan koi ke dalam wadah karantina terlebih dahulu dan untuk wadah perawatan yang berada pada aquarium anda dapat mengurangi dosis dan menambah jadwal pemberian obatdengan selalu memantau kondisi ikan koi tersebut. Lakukan perawatan terhadap ikan koi yang sudah terjangkit sedini mungkin untuk menghindari hal yang  tidak diinginkan.

 

 

Leave a comment