Penyakit Koi ulcer merupakan penyakit yang menyerang ikan koi hingga menimbulkan luka borok (berlubang). Luka ini selalu menyerang pada bagian luar permukaan tubuh koi, biasanya berwarna merah muda ataupun merah yang di sekelilingnya terdapat jaringan kulit mati. Luka ini pada awalnya kecil, namun bila tidak di urus tanpa sadar akan melebar dengan sendirinya, sangat menyeramkan.

Bila dalam kondisi parah, penyakit ini menimbulkan pembusukan pada daging ikan koi sampai ke tulangnya. Biasanya terjadi di bagian sirip (terutama pangkal sirip) atau bahkan pada mata dan dalam mulut.

Penyebab

Penyebab penyakit ini yang paling utama yaitu masalah kualitas perairan yang menurun. Ketika ikan koi ada di dalam kondisi air yang buruk, dapat membuat ikan stress dan system kekebalan tubuhnya menurun. Akibatnya semua jenis penyakit terutama penyakit koi ulcer dapat dengan mudah menyerang koi tersebut. Parasit ini menimbulkan infeksi seperti Anchor Worm, Costia. Costia yaitu precursor umum untuk ulkus bakteri. Parasit ini menembus kulit lendir dan meninggalkan jalur masuk bagi bakteri. Bakteri penyebab ulcer yaitu Aeromonas, Flavobacterium, Spesies Mycobacterium.

Pengobatan

Dalam hal pengobatannya cukup mudah, perhatikan kualitas ikan dalam kolam. Jika anda menemukan hal yang janggal, segera angkat dan pisahkan di kolam karantina lalu di beri pengobatan untuk menghindari kondisi yang semakin parah. Setelah dimasukkan kedalam kolam karantina di oleskan larutan yodium atau obat antibiotic melafix, pimafix, bubuk oxolium atau bifuran pada luka untuk mencegah terjadinya infeksi. Jika kondisi ikan koi sudah parah maka dapat diberikan suntikan batyril atau nuflor. Cara pengobatan lainya yaitu dengan melakukan peredaman di dalam larutan PK (kalium Permanganate) 0,01 % (1gr/10 L) air selama 5 menit.

Setelah dilakukan pengobatan tersebut, maka koi di masukkan ke dalam bak karantina dan di berikan larutan obat yang mudah di peroleh dipasaran yaitu El bayou dengan dosis 5-10 gr per 100 liter air selama 24 jam.

 

Leave a comment