Tentang Ikan Koi

Ukuran Kolam Ikan Koi

Untuk pembuatan kolam ikan Koi bisa di buat dengan ukuran beragam mulai dari 1×2 meter hingga lebih tergantung pada lokasi pembuatan , Ukuran kolam bisa bervariasi tergantung lokasi dan jumlah ikan yang pelihara juga tergantung ukuran ikan koi yang diperilhara. Ini menyesuaikan kondisi halaman rumah atau teras anda.

Pada umumnya ukuran idela untuk kolam Ikan koi ini adalah 5×10 meter dengan ketinggian air dari 100 hingga 120 cm. Buatlah galian pada tanah dan pasang beton di galian tersebut. Pasang juga saluran air di bagian tengah kolam. Sesudah kolam siap maka biarkan terlebih sahulu selama 2 hingga 3 hari sebelum anda pergunakan untuk melepas Ikan Koi. Untuk isi dari kolam ikan koi juga tidak boleh banyak-banyak, harus bisa memperkirakan agar ikan koi dapat bergerak bebas tidak terkesan penuh, agar ikan koi dapat tumbuh dengan maksimal.

Setelah 3 hari, tambahkan desinfektan dengan takaran 20-30 mg/liter ke dalam kolam dan biarkan selama beberapa hari. Setelah itu isi kolam dengan air sebanyak 100-120 cm. Kolam yang sudah siap harus ditambahkan pupuk organik sebanyak 50% dan biarkan kembali selama 2-3 hari agar plankton, kutu air dan lumut bisa tumbuh.

Kolam bisa dibuat memanjang, melingkar, atau persegi, dan jumlah ikan yang diperilahara atau bentuk tidak beraturan sesuai dengan dekorasi yang anda inginkan. Hanya saja, yang perlu diperhatikan, hindari terbantuknya daerah mati pada kolam. Daerah mati adalah daerah yang sulit mendapatkan aliran air saat air kolam digerakkan. Daerah mati misalnya di pojok-pojok kolam yang bersudut 90 derajat. Jika terpaksa terbantuk, anda bisa mengakali keadaan tersebut misalnya dengan membuatnya dengan tepian miring, atau meletakkan pancuran air di daerah-daerah mati ini nantinya.

Kemudian yang harus diperhatikan lagi adalah dalam pembuatan kolam ikan koi adalah Dasar kolam ikan koi, hendaknya dibuat sedikit miring. Ini bertujuan memudahkan aliran air saat nanti dilakukan pengurasan, atau penggantian air.

Di samping itu, dasar kolam ikan yang miring, memungkinkan kotoran ikan dapat berkumpul di suatu tempat tertentu. Tempat yang paling rendah. Sehingga memudahkan juga saat membersihkannya nanti.

Yang perlu diperhatikan juga, usahakan membuat dasar kolam ikan tidak ada permukaan yang kasar. Agar tidak memungkinkan gesekan yang melukai tubuh ikan koi saat melakukan gerakan yang ekstrim. Permukaan dasar kolam yang tidak kasar, juga tidak berbahaya bagi sang pemilik kolam saat membersihkannya.

Hal lain yang perlu diperhatikan pada kolam koi adalah saluran pembuangan. Sebagaimana telah kita ketahui bersama, bahwa backwash (pencucian atau penggantian air kolam) adalah suatu hal yang diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan ikan koi. Saking pentingnya, dalam kolam lebih canggih lagi, penggantian air kolam dilakukan secara otomatis menggunakan sistem air mengalir. Lubang pengeluaran air, biasanya diletakkan di dasar kolam. Atau diletakkan di bagian paling dalam dari kolam agar air dapat keluar secara total.

Post Comment